Sebanyak 12 awak dengan disabilitas berada di ketinggian 9.753 meter dalam misi penerbangan luar angkasa bernama AstroAccess. Misi ini diinisiasi oleh lembaga SciAccess, yang bekerja secara inklusif dan mudah terakses dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, teknik, dan matematika.
Tujuan misi tersebut adalah memberikan pengalaman terbang dalam kondisi anti-gravitasi seolah ke luar angkasa bagi penyandang disabilitas. Sebanyak 12 awak difabel yang terlibat dalam misi tersebut berasal dari berbagai ragam disabilitas. Mulai dari disabilitas gerak, penglihatan, hingga pendengaran. Para awak difabel melakukan berbagai aktivitas dan mendemonstrasikan jenis akses yang diperlukan saat melakukan perjalanan ke luar angkasa.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional.
Hülya Marquardt: Inspirasi Ketangguhan dan Inklusi
Latar Belakang Hülya Marquardt (lahir 8 Mei 1983 di Hagen, Jerman) adalah seorang wanita asal Stuttgart yang lahir dengan kondisi medis langka....




