Ada satu sosok hafiz (penghafal Al-Qur’an) istimewa yang terlihat mencolok pada prosesi wisuda akbar 2.000 peserta program Satu Desa Satu Hafidz (Sadesha) di salah satu hotel di Soreang Kabupaten Bandung, Senin, (31/1) yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Pengurus Wilayah Jamiyyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Jabar.
Sosok itu adalah Fikri Abu Rizal, seorang penyandang disabilitas yang menderita kelumpuhan dan kelainan tulang belakang sejak lahir.
Ia menggunakan kursi roda didampingi sang ayah dan suadaranya sengaja datang jauh-jauh dari kampung halamannya di Blok Karangpojok Desa Singajaya Kecamatan Indramayu dan Kabupaten Indramayu ke prosesi wisuda tersebut karena diundang oleh pengurus JQH NU Jabar untuk memberikan inspirasi kepada semua yang hadir.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional.
Hülya Marquardt: Inspirasi Ketangguhan dan Inklusi
Latar Belakang Hülya Marquardt (lahir 8 Mei 1983 di Hagen, Jerman) adalah seorang wanita asal Stuttgart yang lahir dengan kondisi medis langka....




