Perempuan kelahiran Malang, 21 April 1949 ini telah menggunakan kursi roda sejak usia 10 tahun hingga akhir hayatnya.
Dia mengalami kelumpuhan, dan karena hal itu juga Ratna sempat tak percaya akan adanya Tuhan.
Namun setelah menjalani hidup hingga lebih dari 50 tahun, Ratna mulai percaya kepad Tuhan.
Dia bahkan mulai menemukan semangatnya dalam menjalani hidup, lewat dunia tulis-menulis.
Selama menekuni bidang sastra, Ratna dibantu oleh asistennya, terutama untuk mengetikkan ide pada cerpen maupun novelnya.
Dalam berkarya, Ratna berhasil meluncurkan 400 cerpen dan novel.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional.





