Namanya Qian Hongyan, dia adalah seorang gadis kini sudah berusia 20 tahun dan tinggal di Cina. Qian kehilangan kedua kakinya dalam kecelakaan mobil pada tahun 2000 ketika ia baru berusia empat tahun.
Tahun 2005, Qian mulai berjalan menggunakan kaki palsu. Qian mengaku senang dengan sepasang kaki palsunya, namun ia mengaku lebih suka menggunakan separuh bola basketnya untuk naik dan turun ke kolam renang. Menurutnya, bola basket lebih memudahkan geraknya ketika di kolam renang.
Pada Mei 2007, digelar Olimpiade Anak Cacat di Kunming, China. Qian sangat menyukai acara itu itu. Ia tak pernah absen datang dan menyaksikan olimpiade itu. Ia melihat kekuatan dan kegigihan kaum difabel dalam bertanding. Ia pun terinspirasi.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional.





