Sabar (64), pria asal Ponorogo, Jawa Timur, lahir tanpa tangan dan memilih untuk mandiri tanpa operasi penyambungan tangan. Meski menghadapi kelainan kongenital, ia tidak menyerah. Sabar menjalani kehidupan yang produktif dengan aktivitas sehari-hari di kebun dan membuat alat musik bonang dari bambu. Ia juga melukis dengan kakinya di atas triplek. Ketegaran dan kreativitasnya menginspirasi banyak orang, menunjukkan bahwa ketidaklengkapan fisik tidak menghalangi seseorang untuk mencapai mandiri dan sukses.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
2. Lolos Uji Kompetensi
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





