Ketika Dmitrii Pavlenko berusia 19 tahun, ia mengalami cedera serius saat latihan militer di Rusia akibat ledakan granat, yang mengakibatkan kehilangan lengan dan kakinya pada usia 20 tahun. Meski demikian, Dmitrii lulus dari universitas dan menjadi ahli rehabilitasi psikolog. Ia kemudian bertemu calon istrinya, Olga, melalui korespondensi, dan mereka memiliki dua anak.
Pada Juni 2017, 19 tahun setelah cederanya, Dmitrii akhirnya mencoba menyelam—sesuatu yang sebelumnya ia anggap mustahil. Berkat dukungan Olga, Dmitrii memulai perjalanan baru dalam dunia menyelam dan menemukan kembali kecintaannya pada aktivitas tersebut.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
2. Lolos Uji Kompetensi
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





