Cornel Hrisca-Munn, lahir tanpa tangan, membuktikan dunia bahwa keterbatasan bukan halangan. Kisah inspiratifnya bermain drum menyentuh banyak hati.
Cornel Hrisca-Munn adalah bukti nyata bahwa semangat dan ketekunan bisa menembus batas fisik. Lahir tanpa kedua tangan dan hanya satu kaki yang berfungsi, Cornel diadopsi oleh pasangan asal Inggris yang melihat potensi besar dalam dirinya. Salah satu momen penting dalam hidup Cornel adalah ketika ayah angkatnya memintanya belajar bermain drum—sebuah tantangan besar bagi siapa pun, apalagi untuk Cornel.
Banyak yang mencibir dan menyebut ide itu mustahil. Tapi Cornel tidak menyerah. Ayahnya membelikan satu set drum dan mendatangkan pelatih. Dengan alat bantu khusus yang dipasang di ujung lengannya dan semangat pantang menyerah, Cornel berlatih dengan keras.
Hasilnya? Ia kini menjadi drummer handal yang tampil di berbagai acara, dan menjadi simbol kekuatan, motivasi, serta harapan. Penampilannya yang luar biasa bahkan mendapat sorotan dari media besar seperti BBC dan YouTube. Cornel juga dikenal sebagai pembicara dan aktivis yang memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





