Ed Rivas: Perawat yang Tak Menyerah Setelah Kehilangan Kaki

Ed Rivas, seorang perawat berusia 49 tahun dari Arizona, mengalami perubahan hidup besar setelah terinfeksi bakteri langka saat liburan di Florida. Infeksi tersebut disebabkan oleh MRSA (Methicillin-resistant Staphylococcus aureus), yang akhirnya membuat dokter harus mengamputasi kaki kirinya demi menyelamatkan nyawanya.

Semua bermula dari luka kecil di kakinya saat berjalan-jalan. Awalnya terlihat sepele, namun setelah pulang ke rumah, kakinya membengkak dan berubah warna menjadi ungu. Infeksi cepat menyebar ke aliran darahnya, membuat kondisinya kritis.

Selama 15 hari dirawat di rumah sakit, Ed menjalani empat operasi. Meski tiga operasi pertama mencoba menyelamatkan kakinya, keputusan terakhir harus diambil: amputasi bagian bawah kaki kiri.

Sebagai perawat dengan pengalaman 16 tahun, Ed biasa merawat orang lain. Kini, ia harus belajar menjalani hidup sebagai pasien. Aktivitas harian menjadi lebih menantang, dan kesulitan finansial muncul karena ia belum bisa kembali bekerja.

Namun Ed tidak menyerah. Ia tetap optimis dan berharap segera mendapatkan kaki palsu agar bisa kembali bekerja. “Tujuan saya adalah kembali membantu orang lain,” katanya dengan semangat.

===

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena

  1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
  2. Lolos Uji Kompetensi
  3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
  4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518