Loredana Toma : Misi Kemanusiaan di Tengah Perang

Meski sibuk berlatih, Loredana aktif membantu pengungsi dan veteran perang yang mengalami disabilitas. Ia sendiri kehilangan kedua kakinya akibat perang, namun hal itu tidak menghentikannya untuk terus berkontribusi. Ia mendirikan komunitas online yang menghubungkan penyandang disabilitas dengan psikolog dan pelatih olahraga. “Perang menciptakan banyak penyandang disabilitas baru yang butuh dukungan,” katanya. Setiap minggu, ia menyisihkan waktu untuk mengajar teknik dasar biathlon bagi anak-anak yang kehilangan anggota badan akibat perang. Kegiatan ini menjadi terapi bagi dirinya sendiri sekaligus cara memberi harapan kepada korban perang.

Tak hanya itu, Loredana juga kerap menjadi pembicara dalam berbagai seminar rehabilitasi dan inklusi disabilitas. Dengan berbagi kisah perjuangannya, ia ingin mengubah persepsi masyarakat bahwa penyandang disabilitas tetap mampu berprestasi dan mandiri. “Keterbatasan fisik bukan akhir dari segalanya. Kita masih bisa berkarya dan membantu orang lain,” ujarnya penuh semangat.

Dengan pengalamannya sendiri, Loredana menjadi inspirasi bagi banyak orang, membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi niat baik untuk membantu sesama.

===

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena

  1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
  2. Lolos Uji Kompetensi
  3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
  4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518