Meski kehilangan kedua kakinya, semangat kompetitif Jansen tidak pernah pudar. Setelah jeda 8 tahun, ia membuat comeback mengejutkan ke dunia Paralimpiade melalui handcycling pada 2012, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk terus berprestasi di olahraga elite.
Di Rio 2016, tekad pantang menyerahnya terbayar dengan raihan medali perunggu di road race H5 – sebuah pencapaian luar biasa untuk atlet yang telah berpindah cabang olahraga kedua kalinya. Kemenangan ini semakin istimewa karena diraih di usia yang tergolong senior untuk atlet paralimpiade.
“Kehilangan kaki saya mengajarkan bahwa keterbatasan hanyalah awal dari perjalanan baru,” ujar Jansen usai kemenangannya di Rio. Kini di usianya yang tak lagi muda, ia tetap aktif berkompetisi sekaligus menjadi mentor bagi atlet difabel muda, membagikan pengalamannya bertransisi antar cabang olahraga.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





