Cedera Awal dan Jalan Baru Menuju Dunia Olahraga
Marinalva de Almeida, atlet Brasil inspiratif, lahir pada 27 Agustus 1977 di Santa Isabel do Ivaí, Paraná. Hidupnya berubah drastis ketika pada usia 15 tahun ia mengalami kecelakaan sepeda motor. Kecelakaan itu membuat kaki kirinya harus diamputasi di atas lutut.
Namun, setelah melewati masa pemulihan yang berat, Marinalva tidak menyerah. Ia mulai mencoba berbagai aktivitas fisik untuk membangun kembali kepercayaan diri. Salah satu titik baliknya adalah saat terjun ke dunia olahraga atletik.
Sejak itu, ia mencatatkan rekor nasional Brasil di cabang lompat jauh tanpa prostetik. Selain itu, ia juga menonjol di nomor lari cepat. Prestasinya membuktikan bahwa semangat pantang menyerah mampu mengatasi keterbatasan fisik apa pun.
Kesuksesan di Paralimpiade dan Perahu Layar
Karier olahraga Marinalva de Almeida tidak berhenti di lintasan atletik. Ia kemudian mencoba cabang olahraga perahu layar dan tampil di Paralimpiade Rio 2016 dalam kelas Skud 18 bersama Bruno Landgraf.
Dalam kompetisi itu, mereka berhasil finis di posisi kedelapan. Prestasi ini sangat membanggakan mengingat ketatnya persaingan di level internasional. Lihat sejarah Paralimpiade di Brasil (outbound link).
Popularitas Nasional dan Peran sebagai Inspirator
Selain di arena olahraga, Marinalva juga mencuri perhatian publik Brasil saat menjadi peserta Big Brother Brasil 17. Ia menjadi perempuan penyandang disabilitas pertama yang masuk ajang tersebut dan bertahan hingga posisi kelima.
Penampilannya yang percaya diri dan penuh semangat menjadikannya simbol kekuatan perempuan difabel. Kini, ia aktif sebagai pembicara motivasi dan model. Melalui kegiatannya, ia terus menyuarakan keberanian, inklusi, dan pemberdayaan komunitas difabel.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





