Perjalanan Hidup dan Awal Karier
Arz Zahreddine adalah atlet Paralimpiade asal Lebanon. Ia kehilangan kaki kanannya akibat kecelakaan mobil saat berusia tiga tahun. Meski harus menjalani puluhan operasi hingga masa remaja, semangatnya tidak pernah padam.
Pada masa kecil, Arz sempat mengalami perundungan dan terbatasnya akses fasilitas olahraga di negaranya. Namun, sejak usia tujuh tahun, ia mulai aktif di olahraga anggar. Prestasinya terus meningkat hingga meraih banyak gelar nasional.
Ketika berusia 18 tahun, Arz memutuskan beralih ke cabang atletik. Ia fokus pada nomor lari sprint 100 m dan 200 m kategori T64. Dengan tekad besar, ia bermimpi tampil di panggung Paralimpiade dunia.
Debut internasionalnya terjadi di Grand Prix Grosseto 2019. Pada ajang tersebut, ia langsung meraih medali emas dan perak. Prestasi ini membawanya lolos ke Paralimpiade Tokyo 2020 sebagai satu-satunya wakil Lebanon.
Kebangkitan Menuju Paris 2024
Pada 2022, Arz mengalami cedera otot serius. Akibatnya, ia harus absen dari kompetisi selama satu setengah tahun. Namun, ia tidak menyerah.
Tahun 2023 menjadi titik baliknya. Arz kembali berlaga di Jeux de la Francophonie dan berhasil merebut medali emas. Ia menjadi atlet Arab pertama yang meraih kemenangan di ajang tersebut. Hasil ini juga memastikan tiketnya menuju Paralimpiade Paris 2024.
Harapan untuk Dunia Arab
Kini, Arz menjalani latihan intensif dan pola hidup disiplin demi persiapan nomor 100 m T64 di Paris. Ia tidak hanya membawa harapan bagi Lebanon, tetapi juga menjadi simbol semangat bagi seluruh dunia Arab.
Bagi Arz, keterbatasan tidak berasal dari tubuh. Menurutnya, keterbatasan muncul dari pola pikir. Dengan keyakinan itu, ia terus menantang batas dan berjuang mengharumkan nama bangsanya di kancah dunia.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





