Cara kerja kaki prostesis menjadi salah satu hal yang sering membuat banyak orang penasaran. Teknologi ini memungkinkan penyandang amputasi kembali berjalan, berlari, bahkan berkompetisi di ajang olahraga tingkat dunia.
Salah satu contoh yang paling dikenal adalah Oscar Pistorius. Pada tahun 2012, ia mencatat sejarah sebagai pelari amputasi pertama yang tampil di Olimpiade. Meski kedua kakinya diamputasi di bawah lutut saat masih bayi, ia mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik dunia berkat latihan keras dan dukungan teknologi prostesis modern.
Lalu, bagaimana sebenarnya cara kerja kaki prostesis?
Cara Kerja Kaki Prostesis
Kaki prostesis modern bukan sekadar pengganti anggota tubuh yang hilang. Perangkat ini dirancang menggunakan teknologi dan material canggih agar mampu memberikan keseimbangan, kenyamanan, serta gerakan yang menyerupai kaki asli.
Setiap bagian memiliki fungsi yang berbeda. Ketika semua komponen bekerja bersama, pengguna dapat bergerak dengan lebih stabil dan efisien.
Pergelangan Kaki Prostesis
Salah satu komponen penting dalam cara kerja kaki prostesis adalah bagian pergelangan kaki.
Komponen ini umumnya dibuat dari aluminium dan serat karbon. Kombinasi kedua material tersebut menghasilkan struktur yang kuat, ringan, sekaligus fleksibel.
Selain menopang berat badan pengguna, pergelangan kaki prostesis juga dapat disesuaikan melalui sekrup pengatur sudut. Fitur ini membantu pengguna beradaptasi dengan berbagai aktivitas, mulai dari berjalan santai hingga menaiki tangga.
Bagian Telapak Kaki
Telapak kaki prostesis dibuat dalam berbagai ukuran agar sesuai dengan ukuran sepatu pengguna. Penyesuaian ini membantu menjaga keseimbangan saat berdiri maupun berjalan.
Saat ini tersedia beberapa jenis telapak kaki prostesis sesuai kebutuhan pengguna.
- Model yang menyerupai bentuk kaki manusia untuk penggunaan sehari-hari.
- Model blade berbentuk melengkung yang dirancang khusus untuk olahraga lari dan aktivitas berkecepatan tinggi.
Blade prostesis mampu menyimpan dan melepaskan energi saat melangkah sehingga gerakan menjadi lebih efisien.
Struktur Kaki dan Soket
Bagian kaki prostesis umumnya dibuat menggunakan serat karbon dan plastik berkualitas tinggi. Material tersebut memberikan kombinasi kekuatan, daya tahan, dan bobot yang ringan.
Di bagian dalamnya terdapat liner, yaitu lapisan pelindung yang membungkus sisa anggota tubuh agar tetap nyaman selama digunakan.
Liner kemudian dihubungkan dengan soket menggunakan sistem pengunci khusus. Ketika terpasang dengan benar, mekanisme ini akan menghasilkan bunyi klik sebagai tanda bahwa prostesis telah terkunci dengan aman.
Sistem tersebut membuat kaki prostesis tetap stabil meskipun digunakan untuk berjalan dalam waktu lama atau melakukan aktivitas yang lebih berat.
Teknologi Prostesis Terus Berkembang
Perkembangan teknologi membuat cara kerja kaki prostesis semakin mendekati fungsi kaki alami. Material yang lebih ringan, desain yang lebih ergonomis, dan sistem pengunci yang semakin aman memberikan kenyamanan lebih bagi para pengguna.
Kini, kaki prostesis tidak hanya membantu seseorang kembali berjalan, tetapi juga memungkinkan mereka berolahraga, bekerja, hingga menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih percaya diri.
Inovasi di bidang prostesis terus berkembang dan diharapkan mampu memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi jutaan penyandang amputasi di seluruh dunia.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518
