Neuroprosthesis kaki palsu menjadi salah satu terobosan paling menjanjikan dalam dunia teknologi medis. Berbeda dengan prostetik konvensional, teknologi ini mampu mengirimkan sinyal sensorik langsung ke otak melalui saraf pengguna. Hasilnya, pengguna tidak hanya dapat berjalan lebih stabil, tetapi juga dapat merasakan sentuhan pada kaki palsu mereka.
Penelitian mengenai teknologi ini telah dipublikasikan dalam jurnal Science Translational Medicine dan menunjukkan hasil yang sangat menjanjikan bagi penyandang amputasi.
Cara Kerja Neuroprosthesis
Neuroprosthesis bekerja dengan menghubungkan kaki palsu ke sistem saraf melalui kombinasi sensor dan elektroda implan.
Sensor yang dipasang pada bagian lutut dan telapak kaki berfungsi mendeteksi tekanan, posisi, serta keseimbangan saat pengguna berjalan. Selanjutnya, informasi tersebut dikirimkan ke saraf melalui elektroda kecil yang ditanam lewat prosedur bedah.
Dengan sistem ini, otak menerima sinyal yang menyerupai sensasi alami. Karena itu, pengguna dapat merasakan sentuhan pada kaki prostetik seolah-olah berasal dari kaki mereka sendiri.
Keunggulan Neuroprosthesis Kaki Palsu
Teknologi ini menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan prostetik biasa.
- Memiliki sensor pada lutut dan telapak kaki untuk mendeteksi tekanan serta keseimbangan.
- Mengirimkan sinyal sensorik langsung ke saraf melalui elektroda implan.
- Membantu pengguna merasakan sentuhan pada kaki palsu.
- Mengurangi beban mental saat berjalan.
- Membantu mengurangi nyeri akibat phantom limb pain atau nyeri pada anggota tubuh yang telah diamputasi.
Keunggulan tersebut membuat pengalaman menggunakan prostetik menjadi lebih alami dan nyaman.
Hasil Uji Coba Sangat Menjanjikan
Penelitian dilakukan terhadap tiga pasien dengan amputasi di atas lutut. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan berjalan yang cukup signifikan.
Para peserta mampu melewati rintangan dan menaiki tangga sekitar 30 persen lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
Selain itu, mereka melaporkan munculnya sense of ownership, yaitu perasaan bahwa kaki prostetik tersebut benar-benar menjadi bagian dari tubuh mereka, bukan sekadar alat bantu.
Bahkan ketika mata ditutup, para peserta masih mampu merasakan sentuhan yang diberikan pada kaki prostetik mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa koneksi sensorik antara prostetik dan sistem saraf bekerja dengan sangat baik.
Menuju Penggunaan Komersial
Profesor Stanisa Raspopovic dari ETH Zurich mengatakan bahwa tim peneliti sedang berupaya membawa teknologi ini ke tahap komersial dalam beberapa tahun ke depan.
Saat ini, pengembangan difokuskan pada beberapa hal penting, antara lain:
- menciptakan sistem yang sepenuhnya tertanam di dalam tubuh (fully implantable);
- melakukan uji klinis dengan jumlah peserta yang lebih banyak;
- memastikan keamanan penggunaan dalam jangka panjang; dan
- bekerja sama dengan produsen perangkat medis untuk memperoleh sertifikasi sebelum dipasarkan.
Masa Depan Teknologi Prostetik
Hadirnya neuroprosthesis kaki palsu membuka peluang baru dalam dunia rehabilitasi. Teknologi ini tidak hanya membantu pengguna bergerak dengan lebih baik, tetapi juga mengembalikan sensasi yang selama ini hilang setelah amputasi.
Jika seluruh tahapan pengembangan berjalan sesuai rencana, neuroprosthesis berpotensi menjadi standar baru dalam teknologi prostetik modern. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup jutaan penyandang amputasi di seluruh dunia.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518
