Kaki Prostetik Jonnie Peacock: Juara Sprint Paralimpiade
Jonnie Peacock merupakan atlet para atletik asal Inggris yang dikenal sebagai salah satu sprinter terbaik dalam nomor 100 meter. Ia kehilangan kaki kanan di bawah lutut ketika berusia lima tahun setelah mengalami meningitis.
Setelah menjalani amputasi, Jonnie menggunakan prostesis untuk membantu mobilitas. Ketertarikannya terhadap olahraga kemudian membawanya ke dunia para atletik.
Perjalanan tersebut akhirnya menghasilkan berbagai prestasi di tingkat internasional.
Jonnie Peacock dan Perjalanan dengan Kaki Prostetik
Ketika masih kecil, Jonnie menyukai olahraga, terutama sepak bola. Namun, kesempatan untuk mengenal olahraga bagi penyandang disabilitas mengubah arah kehidupannya.
Pada usia 15 tahun, ia mengikuti program pengembangan atlet yang memperkenalkannya kepada dunia olahraga profesional. Beberapa tahun kemudian, ia mendapatkan running blade yang dirancang untuk aktivitas lari.
Sejak saat itu, kemampuan larinya berkembang pesat.
Prestasi Jonnie Peacock di Paralimpiade
Pada tahun 2012, Jonnie menjadi salah satu atlet yang paling banyak mendapat perhatian di Paralimpiade London.
Sebelum Paralimpiade, ia mencatat waktu 10,85 detik pada nomor 100 meter T44 dalam uji coba Paralimpiade Amerika Serikat. Hasil tersebut menjadi rekor dunia pada saat itu untuk kelas tersebut.
Beberapa minggu kemudian, Jonnie memenangkan medali emas 100 meter T44 di Paralimpiade London 2012 dengan waktu 10,90 detik. Hasil tersebut sekaligus menjadi rekor Paralimpiade.
Empat tahun kemudian, ia kembali meraih emas pada nomor yang sama di Paralimpiade Rio 2016. Dengan demikian, Jonnie berhasil mempertahankan gelar juara Paralimpiade 100 meter T44.
Running Blade dan Perkembangan Prostesis Olahraga
Jonnie menggunakan prostesis khusus untuk berlari yang sering disebut running blade.
Prostesis olahraga seperti ini memiliki desain yang berbeda dari kaki prostetik untuk aktivitas sehari-hari. Perangkat tersebut dirancang agar dapat mendukung gerakan lari dan kebutuhan atlet.
Dalam perjalanan Jonnie, teknologi prostesis menjadi salah satu bagian dari proses pengembangan kemampuan olahraga.
Namun, prestasi atlet tidak hanya ditentukan oleh perangkat yang digunakan. Latihan, teknik, kondisi fisik, pelatih, dan pengalaman kompetisi juga memiliki peran penting.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518
