Kado Kaki Palsu untuk Mannan dan Mahrus, 2 Difabel Surabaya Itu Kini Bisa Berjalan

Pemerintah Kota Surabaya terus menunjukkan kepeduliannya terhadap penyandang amputasi melalui program bantuan kaki palsu Surabaya. Bantuan ini bertujuan membantu penerima kembali beraktivitas dengan lebih nyaman, mandiri, dan percaya diri dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyerahkan prosthetic leg atau kaki palsu kepada Mahrus, warga Karang Tembok, Kelurahan Pegirian, serta Abdul Mannan, warga Wonokusumo Jaya, Surabaya. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan alat bantu gerak.

Penyerahan Kaki Palsu kepada Penerima

Setelah menyerahkan kaki palsu kepada Mahrus, Eri Cahyadi meminta agar alat bantu tersebut segera dipasang dan digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Selain itu, tim dari Dinas Kesehatan Surabaya turut mendampingi proses pemasangan agar pengguna dapat beradaptasi dengan baik.

Penggunaan kaki palsu secara rutin diharapkan membantu penerima memperoleh kenyamanan saat berjalan dan meningkatkan kemandirian dalam menjalankan aktivitas.

Dukungan Moral bagi Penyandang Amputasi

Selain memberikan bantuan fisik, Eri Cahyadi juga menyampaikan motivasi kepada penerima agar tetap bersyukur dan menjalani kehidupan dengan penuh semangat. Menurutnya, rasa syukur dan optimisme menjadi bekal penting untuk menghadapi berbagai tantangan.

Di sisi lain, dukungan moral dari keluarga, masyarakat, dan pemerintah juga berperan besar dalam proses pemulihan penyandang amputasi.

Manfaat Program Bantuan Kaki Palsu Surabaya

Program bantuan kaki palsu Surabaya memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat, antara lain:

  • Membantu penyandang amputasi kembali beraktivitas.
  • Meningkatkan kemandirian dan rasa percaya diri.
  • Mendukung proses rehabilitasi fisik.
  • Meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
  • Memberikan akses terhadap prostesis yang layak digunakan.

Dengan adanya program seperti ini, semakin banyak penyandang amputasi yang memiliki kesempatan untuk kembali produktif dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial.

Komitmen Pemerintah Kota Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan dan bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain menyediakan bantuan kaki palsu, pemerintah juga mendorong kolaborasi dengan tenaga kesehatan agar proses rehabilitasi berjalan secara optimal.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas sekaligus memperluas akses terhadap layanan kesehatan yang lebih baik.

=====

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.

Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017

Konsultasi gratis : 081327721518