Bantuan kaki palsu menjadi salah satu bentuk dukungan nyata bagi penyandang amputasi untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari. Selain meningkatkan mobilitas, prostesis yang sesuai juga membantu pengguna merasa lebih nyaman dan percaya diri. Kisah Yubita Hida Aprilia menjadi contoh bagaimana bantuan tersebut mampu membuka peluang untuk terus meraih cita-cita.
Perjalanan Melawan Tumor Tulang
Pada 15 September 2017, Yubita Hida Aprilia harus menjalani amputasi kaki kanan akibat tumor tulang yang terus menyebar. Prosedur tersebut dilakukan agar penyakit tidak berkembang ke bagian tubuh lainnya.
Meski menghadapi kondisi yang berat, Yubita tetap bertekad melanjutkan pendidikan. Semangatnya akhirnya membawanya diterima sebagai mahasiswa Program Studi Bahasa Indonesia di Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur SNBT dengan bantuan biaya pendidikan.
Bantuan Kaki Palsu untuk Mendukung Aktivitas
Kisah perjuangan Yubita menarik perhatian banyak pihak hingga akhirnya diketahui oleh Dirlantas Polda DIY, Kombespol Alfian Nurrizal. Setelah bertemu langsung dengan Yubita, proses bantuan kaki palsu segera dilakukan melalui pembuatan prostesis yang disesuaikan dengan kebutuhannya.
Selanjutnya, setelah prostesis selesai dibuat, Yubita langsung mencobanya. Ia merasakan kaki palsu baru tersebut lebih nyaman dan stabil dibandingkan prostesis yang sebelumnya digunakan.
Manfaat Kaki Palsu Baru
Kaki palsu yang diterima memberikan berbagai manfaat bagi Yubita, di antaranya:
- Membantu berjalan dengan lebih stabil.
- Meningkatkan kenyamanan saat beraktivitas.
- Mendukung kegiatan perkuliahan setiap hari.
- Meningkatkan rasa percaya diri.
- Mempermudah mobilitas dalam menjalani aktivitas.
Selain itu, prostesis baru tersebut dirancang sesuai kondisi pengguna sehingga memberikan keseimbangan yang lebih baik dibandingkan kaki palsu sebelumnya.
Dukungan bagi Pendidikan Inklusif
Tidak hanya memberikan bantuan prostesis, Kombespol Alfian juga memberikan motivasi agar Yubita terus bersemangat dalam menjalani pendidikan. Ia bahkan menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan apabila Yubita menghadapi kesulitan di masa mendatang.
Di sisi lain, Universitas Gadjah Mada menegaskan komitmennya sebagai kampus inklusif yang membuka kesempatan belajar bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Pentingnya Bantuan Kaki Palsu
Program bantuan kaki palsu memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang amputasi. Dengan prostesis yang nyaman, pengguna dapat kembali belajar, bekerja, dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri.
Selain membantu mobilitas, dukungan dari pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang inklusif bagi penyandang disabilitas.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518
