Bantuan kaki palsu anak menjadi bentuk kepedulian yang mampu mengubah kehidupan penyandang amputasi. Dengan prostesis yang sesuai, anak-anak dapat kembali beraktivitas, bersekolah, dan mengejar cita-cita tanpa kehilangan semangat. Kisah Syarifa Aulia Fitri menjadi salah satu contoh nyata manfaat bantuan tersebut.
Perjuangan Syarifa Menggapai Cita-Cita
Syarifa Aulia Fitri merupakan siswi SDN Sumberbendo 1, Kabupaten Probolinggo. Saat berusia 14 bulan, ia mengalami kecelakaan yang menyebabkan kaki kirinya harus diamputasi. Sejak saat itu, Syarifa menggunakan kaki palsu untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Meski memiliki keterbatasan fisik, Syarifa tetap bersemangat bersekolah. Bahkan, ia berangkat ke sekolah menggunakan sepeda kayuh dengan hanya mengandalkan satu kaki, sementara kaki palsunya disimpan di keranjang sepeda. Semangat tersebut didorong oleh cita-citanya untuk menjadi seorang dokter.
Bantuan Kaki Palsu Anak dari Polres Probolinggo Kota
Seiring pertumbuhan fisiknya, kaki palsu yang digunakan Syarifa perlu diganti agar tetap nyaman digunakan. Namun, kondisi ekonomi keluarga membuat ayahnya belum mampu membeli prostesis baru. Bahkan, sang ayah sempat berencana menggadaikan BPKB sepeda motor untuk membiayai pembelian kaki palsu.
Mendengar kisah tersebut, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani memberikan bantuan kaki palsu anak kepada Syarifa. Bantuan tersebut diserahkan langsung sebagai bentuk kepedulian kepada penyandang amputasi yang membutuhkan.
Manfaat Kaki Palsu bagi Anak
Kaki palsu yang sesuai memberikan berbagai manfaat bagi anak penyandang amputasi, di antaranya:
- Membantu berjalan dengan lebih nyaman.
- Mendukung aktivitas belajar di sekolah.
- Meningkatkan rasa percaya diri.
- Mempermudah mobilitas sehari-hari.
- Menyesuaikan dengan pertumbuhan fisik anak.
Selain itu, prostesis yang sesuai dapat membantu anak menjalani aktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
Dukungan bagi Pendidikan dan Masa Depan
Kapolres Probolinggo Kota berharap bantuan tersebut dapat membantu Syarifa menjalani kehidupan seperti anak-anak lainnya. Selain memberikan prostesis, ia juga memberikan motivasi agar Syarifa terus belajar dan tidak menyerah dalam meraih cita-citanya.
Di sisi lain, dukungan keluarga dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun semangat penyandang amputasi untuk terus berkembang. Dengan adanya bantuan kaki palsu anak, kesempatan memperoleh pendidikan dan masa depan yang lebih baik semakin terbuka.
Rasa Syukur Keluarga
Ayah Syarifa mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterima. Berkat bantuan tersebut, ia tidak perlu lagi menggadaikan BPKB sepeda motor untuk membeli kaki palsu baru bagi putrinya.
Bantuan ini tidak hanya meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga memberikan harapan baru agar Syarifa dapat terus belajar dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518
