Bantuan Kaki Palsu BRI Life Dukung Penyandang Disabilitas Lebih Mandiri

Dalam peringatan Hari Disabilitas, bantuan kaki palsu BRI Life disalurkan kepada 15 penyandang disabilitas yang tergabung dalam Komunitas Kaki dan Tangan Palsu Cileungsi. Program ini bertujuan membantu penerima agar lebih mudah bergerak, bekerja, dan beraktivitas.

Direktur Utama BRI Life, Iwan Pasila, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan yang sama dalam berkarya.

Bantuan Kaki Palsu BRI Life untuk Tingkatkan Mobilitas

Selain memberikan kaki dan tangan palsu, BRI Life berharap para penerima memperoleh semangat baru untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan produktif.

Program ini juga menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan alat bantu bagi penyandang disabilitas di Indonesia.

Komunitas Cileungsi Produksi Kaki dan Tangan Palsu

Komunitas Kaki dan Tangan Palsu Cileungsi dipimpin oleh Ronald Regen. Ia mulai membuat kaki palsu pada 2015 untuk memenuhi kebutuhannya sendiri setelah mengalami disabilitas.

Melalui riset mandiri, Ronald bersama komunitasnya telah memproduksi sekitar 75 kaki dan tangan palsu bagi masyarakat di wilayah Bogor. Sementara itu, permintaan bantuan terus meningkat dengan lebih dari 200 calon penerima yang telah mengajukan kebutuhan alat bantu.

Dukungan bagi Penyandang Disabilitas

Melalui bantuan kaki palsu BRI Life, penyandang disabilitas diharapkan memiliki mobilitas yang lebih baik sehingga dapat kembali bekerja, berkarya, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

=====

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.

Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017

Konsultasi gratis : 081327721518