Karno Akhirnya Mendapat Kaki Palsu Gratis

Karno akhirnya mendapat kaki palsu gratis. Usai sudah penantian Sukarno (36) warga RT 05/01 Dusun Krajan, Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok. setelah 5 tahun kaki kanannya buntung akibat kecelakaan. Kemarin dia mendapat bantuan kaki palsu dari Yayasan Peduli Tuna Daksa (Yay. Sadhu Vaswani) Jakarta.

Kepada RAKA, Karno tak lagi bisa membendung tangisnya, dia terharu karena sesuatu yang dia tunggu akhirnya datang juga. Lima tahun bukan waktu sedikit bagi ayah yang kini hanya mengasuh satu anak. Hampir setiap hari dia memikirkan biaya untuk membeli kaki palsu, tapi apalah daya ekonominya tak cukup membeli keinginannya itu. Beberapa tahun lalu, istrinya pergi meninggalkan dia, karena kondisi kakinya yang buntung.

Keseharian Karno cuma ngurus anak keduanya dan tinggal dengan ibunya yang sudah tua di rumah gubuk. Sedangkan anak laki-laki pertamanya, tewas mengenaskan di tol Cibitung, Kabupaten Bekasi lima tahun silam, bersamaan dengan hilangnya kaki kanan Karno. Waktu itu, truk pasir yang dibawa Karno bertabrakan dengan kontener, kakinya putus akibat terjepit. Sedangkan putra kesayangannya yang sedang terlelap tidur di atas pangkuannya tewas bersimbah darah.

Bantuan kaki palsu ini berdasarkan informasi berantai dari Waskat (32) warga RT 11/04, Desa Medang Asem, Kecamatan Jayakerta. Waskat pun mendapat kaki palsu setelah dikasih tahu saudaranya yang mendapat informasi seseorang yang mendapatkan kaki palsu gartis dari Jakarta. Kemarin, Karno pergi ke Jakarta tidak sendiri, tapi ditemani Eman (45) warga Karyasari yang juga tidak punya kaki sebelah. Keduanya pergi ke Jakarta dengan tongkat penyanggah dan sepulangnya mereka sudah bisa melenggang berjalan dengan dua kaki.

Karno dan Eman hanya bermodalkan surat keterangan tidak mampu yang dibantu Sekdes Sumber Urif. Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi dan Ketua RT Epeng, Desa Karyasari, Kecamatan Rengasdengklok. Dalam waktu singkat, Karno dan Eman mendapat kaki plastik yang sebelumnya telah diukur-ukur dengan kaki mereka. Kata Karno, yayasan ini menyediakan sekitar 1000 kaki palsu bagi penyandang cacat kaki.

=====

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).

Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.

Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :

1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.

2. Lolos Uji Kompetensi.

3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.

4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Kami siap melayani secara Profesional.

SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017

Konsultasi gratis : 081327721518

ipoedkakipalsu.com

Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518