Welcome To
IPOED
Ortotik Prostetik
Selamat datang di IPOED Ortotik Prostetik, perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan dan penyediaan kaki palsu berkualitas untuk membantu setiap individu kembali beraktivitas dengan nyaman dan percaya diri.

Artikel Terbaru
Kebangkitan Ian Winson
Sebelum kecelakaan, Ian Winson sangat mencintai keluarga dan olahraga lari. Setelah kehilangan kedua kakinya, ia tetap menunjukkan tekad luar biasa, seperti saat mencoba menaiki seluncuran air meski tanpa kaki. Melalui dukungan dari ACC, Ian memulai pemulihan dengan...
Kisah Agung Penyandang Disabilitas
Sudah 12 tahun Pak Agung mengajar di sekolah Yayasan Penyandang Anak Cacat (YPAC) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta. Ia satu-satunya pengajar yang menyandang disabilitas dari total 26 pengajar di YPAC. Awalnya ia merasa gugup saat kali pertama mengajar anak-anak...
Kisah Pak Abdul untuk menafkahi keluarganya
Kakek Abdul Hamid adalah seorang lansia disabilitas yang harus tetap bekerja keras meski usianya sudah sangat senja. Meski dicibir dan diragukan, semangatnya untuk bekerja tak pernah surut. Ia berjuang sebagai buruh tani serabutan meski hanya mendapatkan Rp35.000 per...
Teknologi Winter yang Membantu Maja
Terinspirasi oleh Winter, Maja meminta dokter yang merawat lumba-lumba itu untuk membuatkan kaki prostetiknya. Hanger Prosthetics menciptakan prostetik khusus untuknya, menggunakan gel yang awalnya dikembangkan untuk Winter. Kini, Maja menjalani hidup dengan penuh...
Luka Perang yang Mengubah Hidup
Saat berusia 16 tahun di Bosnia yang dilanda perang, Maja Kazazic terluka parah akibat serangan granat. Luka infeksi yang mengancam nyawanya memaksa dokter untuk mengamputasi kakinya. Tanpa kepastian apakah keluarganya masih hidup, ia dikirim ke Amerika Serikat untuk...
Dukungan Tim Medis dan Tekad untuk Pulih
Keberhasilan Proellochs dalam proses pemulihan tidak terlepas dari kerja sama tim medisnya, termasuk ahli bedah, terapis fisik, dan prostetis yang terus memastikan bahwa ia mendapatkan perawatan terbaik. Ia juga mendapat motivasi dari sesama pasien amputasi, yang...
Langkah Pertama dalam Kehidupan Baru
Pada 10 November 2017, Proellochs akhirnya bisa berdiri dengan kaki prostetiknya untuk pertama kali. Momen itu begitu emosional, hingga ia dan suaminya tak kuasa menahan air mata. Dengan penuh semangat, ia mulai berlatih berjalan, meskipun harus melewati berbagai...
Perjuangan Mental dan Kekuatan dalam Diri
Georgia menghadapi tantangan baru di dunia luar.Saat kembali ke universitas, ia mengalami titik terendah dalam hidupnya. Rasa sakit fisik, kelelahan emosional, dan pandemi membuatnya merasa putus asa. Namun, dengan dukungan keluarga dan terapi, ia berhasil bangkit....
Kembali ke Dunia Nyata: Tantangan Sesungguhnya
Meskipun sudah mendapatkan kaki prostetik, Georgia menghadapi tantangan baru di dunia luar. Dari permukaan jalan yang tidak rata hingga tatapan orang-orang yang penasaran, ia harus beradaptasi dengan realitas barunya. Rasa trauma terhadap bus merah juga masih...

Kebangkitan Ian Winson
Sebelum kecelakaan, Ian Winson sangat mencintai keluarga dan olahraga lari. Setelah kehilangan kedua kakinya, ia tetap menunjukkan tekad luar biasa, seperti saat mencoba menaiki seluncuran air meski tanpa kaki. Melalui dukungan dari ACC, Ian memulai pemulihan dengan...

Kisah Agung Penyandang Disabilitas
Sudah 12 tahun Pak Agung mengajar di sekolah Yayasan Penyandang Anak Cacat (YPAC) di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta. Ia satu-satunya pengajar yang menyandang disabilitas dari total 26 pengajar di YPAC. Awalnya ia merasa gugup saat kali pertama mengajar anak-anak...

Kisah Pak Abdul untuk menafkahi keluarganya
Kakek Abdul Hamid adalah seorang lansia disabilitas yang harus tetap bekerja keras meski usianya sudah sangat senja. Meski dicibir dan diragukan, semangatnya untuk bekerja tak pernah surut. Ia berjuang sebagai buruh tani serabutan meski hanya mendapatkan Rp35.000 per...

Teknologi Winter yang Membantu Maja
Terinspirasi oleh Winter, Maja meminta dokter yang merawat lumba-lumba itu untuk membuatkan kaki prostetiknya. Hanger Prosthetics menciptakan prostetik khusus untuknya, menggunakan gel yang awalnya dikembangkan untuk Winter. Kini, Maja menjalani hidup dengan penuh...

Luka Perang yang Mengubah Hidup
Saat berusia 16 tahun di Bosnia yang dilanda perang, Maja Kazazic terluka parah akibat serangan granat. Luka infeksi yang mengancam nyawanya memaksa dokter untuk mengamputasi kakinya. Tanpa kepastian apakah keluarganya masih hidup, ia dikirim ke Amerika Serikat untuk...

Dukungan Tim Medis dan Tekad untuk Pulih
Keberhasilan Proellochs dalam proses pemulihan tidak terlepas dari kerja sama tim medisnya, termasuk ahli bedah, terapis fisik, dan prostetis yang terus memastikan bahwa ia mendapatkan perawatan terbaik. Ia juga mendapat motivasi dari sesama pasien amputasi, yang...

Langkah Pertama dalam Kehidupan Baru
Pada 10 November 2017, Proellochs akhirnya bisa berdiri dengan kaki prostetiknya untuk pertama kali. Momen itu begitu emosional, hingga ia dan suaminya tak kuasa menahan air mata. Dengan penuh semangat, ia mulai berlatih berjalan, meskipun harus melewati berbagai...

Perjuangan Mental dan Kekuatan dalam Diri
Georgia menghadapi tantangan baru di dunia luar.Saat kembali ke universitas, ia mengalami titik terendah dalam hidupnya. Rasa sakit fisik, kelelahan emosional, dan pandemi membuatnya merasa putus asa. Namun, dengan dukungan keluarga dan terapi, ia berhasil bangkit....

Kembali ke Dunia Nyata: Tantangan Sesungguhnya
Meskipun sudah mendapatkan kaki prostetik, Georgia menghadapi tantangan baru di dunia luar. Dari permukaan jalan yang tidak rata hingga tatapan orang-orang yang penasaran, ia harus beradaptasi dengan realitas barunya. Rasa trauma terhadap bus merah juga masih...
Ready To Take The First Step?
Hubungi kami hari ini dan mari kita mulai perjalanan Anda menuju kehidupan yang lebih baik.