Welcome To
IPOED
Ortotik Prostetik
Selamat datang di IPOED Ortotik Prostetik, perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan dan penyediaan kaki palsu berkualitas untuk membantu setiap individu kembali beraktivitas dengan nyaman dan percaya diri.

Artikel Terbaru
Kisah Inspiratif Pria Difabel yang Jadi Fotografer Andal
Achmad Dzoelkarnaen, atau Bang Dzoel, lahir dengan keterbatasan fisik tanpa tangan dan kaki sempurna. Meskipun demikian, pria asal Banyuwangi ini tidak menyerah pada kondisi tersebut. Ia bekerja keras untuk menggeluti hobinya dalam dunia fotografi, menggunakan kamera...
Teh Tuntun 30 tahun seorang Difabel
Teh Tuntun, 30, seorang difabel yang lahir tanpa tangan dan kaki, adalah sosok yang luar biasa. Meski sering menerima hinaan dan cemoohan sejak kecil, ia menjadikannya sebagai motivasi untuk mandiri. Tinggal bersama orang tua yang hanya bekerja sebagai buruh tani...
Kisah Inspiratif Pelukis Difabel Asal Madiun Bisa Berangkat Haji
Agus Yusuf Endang Kresno Raden, 57, seorang pelukis difabel asal Madiun, Jawa Timur, berhasil mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji setelah mengubah kekurangannya menjadi kelebihan. Cacatnya, yang kehilangan kedua tangan, membuatnya menggunakan kaki dan mulut...
Kisah Feri, Difabel Banyuwangi yang Bangkit dari Keterpurukan
Feri Anwar, seorang difabel asal Banyuwangi, berhasil bangkit setelah kecelakaan kerja yang menyebabkan kaki kirinya diamputasi. Dengan produk makanan ringan seafood "Pawonkoe", Feri kini sukses masuk dalam 5 besar pemenang program inkubasi wirausaha Jagoan Tani...
Olahraga sebagai Terapi: Suara Atlet Bersama Oksana Masters
Oksana masters adalah peraih 17 medali Paralimpiade baik di cabang olahraga musim panas maupun musim dingin. Lahir di Ukraina, Masters menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di panti asuhan sebelum diadopsi di AS. Dalam Sports As Therapy: Athlete Voices With Oksana...
Ojol Difabel di Pulau Dewata
Agus Setiawan, seorang difabel dengan tinggi badan sekitar 115 cm, bekerja sebagai ojek online (ojol) di Bali. Sebelum menjadi ojol, ia bekerja sebagai buruh bangunan dan harus mengandalkan tangan kanan untuk beraktivitas, mengingat ia lahir tanpa tangan kiri. Setelah...
Kisah Difabel Tanpa Kedua Lengan Buat Wayang dari Kardus
Imam Rusono, seorang penyandang tunadaksa dari Desa Pakis, Kecamatan Tayu, Pati, meskipun tidak memiliki kedua lengan, tetap mandiri dan kreatif. Ia membuat wayang dari kardus yang kemudian dijual sebagai mainan untuk anak-anak. Dengan kreativitasnya, Imam berhasil...
Kisah Difabel Aziz Hermawan, Rengkuh Sarjana Arsitek UBL
Aziz Hermawan, seorang pemuda asal Kampung Sukarame, Kecamatan Meraksa Aji, Kabupaten Tulang Bawang, berhasil meraih gelar sarjana Arsitek di Universitas Bandar Lampung (UBL) meski menghadapi keterbatasan fisik dan ekonomi. Kisah inspiratifnya menunjukkan bahwa...
Perjuangan Mencari Nafkah dan di Tengah Keterbatasan
Acep, seorang pemuda disabilitas asal Tasikmalaya yang terlahir tanpa kaki, berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berjualan. Meskipun harus berjalan dengan menggunakan tangannya untuk menarik kotak plastik berisi dagangan, Acep tetap semangat...

Kisah Inspiratif Pria Difabel yang Jadi Fotografer Andal
Achmad Dzoelkarnaen, atau Bang Dzoel, lahir dengan keterbatasan fisik tanpa tangan dan kaki sempurna. Meskipun demikian, pria asal Banyuwangi ini tidak menyerah pada kondisi tersebut. Ia bekerja keras untuk menggeluti hobinya dalam dunia fotografi, menggunakan kamera...

Teh Tuntun 30 tahun seorang Difabel
Teh Tuntun, 30, seorang difabel yang lahir tanpa tangan dan kaki, adalah sosok yang luar biasa. Meski sering menerima hinaan dan cemoohan sejak kecil, ia menjadikannya sebagai motivasi untuk mandiri. Tinggal bersama orang tua yang hanya bekerja sebagai buruh tani...

Kisah Inspiratif Pelukis Difabel Asal Madiun Bisa Berangkat Haji
Agus Yusuf Endang Kresno Raden, 57, seorang pelukis difabel asal Madiun, Jawa Timur, berhasil mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji setelah mengubah kekurangannya menjadi kelebihan. Cacatnya, yang kehilangan kedua tangan, membuatnya menggunakan kaki dan mulut...

Kisah Feri, Difabel Banyuwangi yang Bangkit dari Keterpurukan
Feri Anwar, seorang difabel asal Banyuwangi, berhasil bangkit setelah kecelakaan kerja yang menyebabkan kaki kirinya diamputasi. Dengan produk makanan ringan seafood "Pawonkoe", Feri kini sukses masuk dalam 5 besar pemenang program inkubasi wirausaha Jagoan Tani...

Olahraga sebagai Terapi: Suara Atlet Bersama Oksana Masters
Oksana masters adalah peraih 17 medali Paralimpiade baik di cabang olahraga musim panas maupun musim dingin. Lahir di Ukraina, Masters menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di panti asuhan sebelum diadopsi di AS. Dalam Sports As Therapy: Athlete Voices With Oksana...

Ojol Difabel di Pulau Dewata
Agus Setiawan, seorang difabel dengan tinggi badan sekitar 115 cm, bekerja sebagai ojek online (ojol) di Bali. Sebelum menjadi ojol, ia bekerja sebagai buruh bangunan dan harus mengandalkan tangan kanan untuk beraktivitas, mengingat ia lahir tanpa tangan kiri. Setelah...

Kisah Difabel Tanpa Kedua Lengan Buat Wayang dari Kardus
Imam Rusono, seorang penyandang tunadaksa dari Desa Pakis, Kecamatan Tayu, Pati, meskipun tidak memiliki kedua lengan, tetap mandiri dan kreatif. Ia membuat wayang dari kardus yang kemudian dijual sebagai mainan untuk anak-anak. Dengan kreativitasnya, Imam berhasil...

Kisah Difabel Aziz Hermawan, Rengkuh Sarjana Arsitek UBL
Aziz Hermawan, seorang pemuda asal Kampung Sukarame, Kecamatan Meraksa Aji, Kabupaten Tulang Bawang, berhasil meraih gelar sarjana Arsitek di Universitas Bandar Lampung (UBL) meski menghadapi keterbatasan fisik dan ekonomi. Kisah inspiratifnya menunjukkan bahwa...

Perjuangan Mencari Nafkah dan di Tengah Keterbatasan
Acep, seorang pemuda disabilitas asal Tasikmalaya yang terlahir tanpa kaki, berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berjualan. Meskipun harus berjalan dengan menggunakan tangannya untuk menarik kotak plastik berisi dagangan, Acep tetap semangat...
Ready To Take The First Step?
Hubungi kami hari ini dan mari kita mulai perjalanan Anda menuju kehidupan yang lebih baik.