Welcome To
IPOED
Ortotik Prostetik
Selamat datang di IPOED Ortotik Prostetik, perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan dan penyediaan kaki palsu berkualitas untuk membantu setiap individu kembali beraktivitas dengan nyaman dan percaya diri.

Artikel Terbaru
Roderick Sewell: Dari Kehidupan Sulit hingga Menjadi Atlet Paralimpik yang Menginspirasi
Roderick Sewell, yang kehilangan kedua kakinya sejak usia hampir 2 tahun, tumbuh dengan kaki prostetik yang terus berkembang mengikuti pertumbuhannya. Kaki prostetiknya, yang harganya sekitar 50.000 USD per pasang, jauh melebihi kemampuan keuangan keluarganya tanpa...
Roderick Sewell: Atlet dengan Semangat Juang yang Menjadi Duta Besar Ironman Kona
Roderick Sewell, yang sebelumnya berhasil menyelesaikan triathlon Ironman 70.3 dalam waktu 5 jam 6 menit—lebih cepat daripada atlet biasa—terus menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Keberhasilannya mengatasi rintangan hidup menginspirasi banyak orang, dan ia...
Roderick Sewell: Atlet Pertama yang Selesaikan Triathlon Ironman dengan Kehilangan Kedua Kaki
Roderick Sewell, atlet asal Amerika Serikat, menjadi orang pertama di dunia yang kehilangan kedua kakinya (di atas lutut) dan berhasil menyelesaikan tantangan Kejuaraan Dunia Triathlon Ironman 2019 di Hawaii, Kona. Lahir pada 1992 di California, Sewell kehilangan...
Sofia Righetti: Atlet, Pembicara, dan Tokoh Media yang Menginspirasi
Sofia Righetti meraih gelar Filsafat Kedokteran di Universitas Bologna pada 2011 dan menyelesaikan studi Ilmu Filsafat pada 2016 dengan tesis tentang hak penyandang disabilitas. Sebagai atlet, ia memenangkan medali emas di slalom raksasa dan perak di slalom khusus...
Hamza Güleç: Mimpi Menjadi Pelari Seperti Usain Bolt dengan Dukungan Kampanye Dana
Hamza Güleç, 17 tahun, kehilangan kedua kakinya karena penyakit saat kecil, namun terus berlatih lari meski tidak memiliki prostetik kaki yang sesuai. Mimpinya adalah berlari cepat seperti Usain Bolt, namun biaya prostetik kaki khusus sekitar 250.000 TL menjadi...
Dua Pemuda Berdisabilitas dari Siirt Saling Menginspirasi Melalui Olahraga Renang
Şan Erten (18) dan Hacı Çağlar (30), dua pemuda dengan disabilitas di Siirt, membuktikan bahwa semangat dan dukungan bisa mengatasi segala keterbatasan. Şan, yang lahir tanpa kedua kaki, bertemu dengan Hacı, yang kehilangan tangan dan kaki akibat sengatan listrik, di...
Marko Cheseto: Dari Tragedi hingga Rekor Dunia Maraton Amputasi
Marko Cheseto, pelari asal Kenya yang pindah ke Alaska pada 2008, mengalami tragedi pada 2011 ketika sepupunya bunuh diri, yang membuatnya jatuh dalam depresi. Setelah tersesat di salju selama 55 jam, ia menderita radang dingin parah yang mengharuskan amputasi kedua...
Philippe Croizon: Perenang Tanpa Tangan dan Kaki yang Menyelesaikan Perjalanan Keliling Dunia
Philippe Croizon, pria Prancis berusia 44 tahun yang kehilangan tangan dan kaki akibat sengatan listrik, menunjukkan keteguhan hati luar biasa dengan menyelesaikan perjalanan renang keliling dunia yang menghubungkan lima benua. Menggunakan sirip pada prostetik,...
Bebe Vio: Inspirasi dari Semangat Tak Tergoyahkan
Maria Beatrice Vio, atau Bebe, lahir pada 4 Maret 1997 di Venesia dan telah mencintai anggar sejak usia lima tahun. Hidupnya berubah drastis pada 2008 ketika meningitis mengancam nyawanya, memaksa dokter mengamputasi kedua kakinya dari bawah lutut dan kedua lengannya....

Roderick Sewell: Dari Kehidupan Sulit hingga Menjadi Atlet Paralimpik yang Menginspirasi
Roderick Sewell, yang kehilangan kedua kakinya sejak usia hampir 2 tahun, tumbuh dengan kaki prostetik yang terus berkembang mengikuti pertumbuhannya. Kaki prostetiknya, yang harganya sekitar 50.000 USD per pasang, jauh melebihi kemampuan keuangan keluarganya tanpa...

Roderick Sewell: Atlet dengan Semangat Juang yang Menjadi Duta Besar Ironman Kona
Roderick Sewell, yang sebelumnya berhasil menyelesaikan triathlon Ironman 70.3 dalam waktu 5 jam 6 menit—lebih cepat daripada atlet biasa—terus menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Keberhasilannya mengatasi rintangan hidup menginspirasi banyak orang, dan ia...

Roderick Sewell: Atlet Pertama yang Selesaikan Triathlon Ironman dengan Kehilangan Kedua Kaki
Roderick Sewell, atlet asal Amerika Serikat, menjadi orang pertama di dunia yang kehilangan kedua kakinya (di atas lutut) dan berhasil menyelesaikan tantangan Kejuaraan Dunia Triathlon Ironman 2019 di Hawaii, Kona. Lahir pada 1992 di California, Sewell kehilangan...

Sofia Righetti: Atlet, Pembicara, dan Tokoh Media yang Menginspirasi
Sofia Righetti meraih gelar Filsafat Kedokteran di Universitas Bologna pada 2011 dan menyelesaikan studi Ilmu Filsafat pada 2016 dengan tesis tentang hak penyandang disabilitas. Sebagai atlet, ia memenangkan medali emas di slalom raksasa dan perak di slalom khusus...

Hamza Güleç: Mimpi Menjadi Pelari Seperti Usain Bolt dengan Dukungan Kampanye Dana
Hamza Güleç, 17 tahun, kehilangan kedua kakinya karena penyakit saat kecil, namun terus berlatih lari meski tidak memiliki prostetik kaki yang sesuai. Mimpinya adalah berlari cepat seperti Usain Bolt, namun biaya prostetik kaki khusus sekitar 250.000 TL menjadi...

Dua Pemuda Berdisabilitas dari Siirt Saling Menginspirasi Melalui Olahraga Renang
Şan Erten (18) dan Hacı Çağlar (30), dua pemuda dengan disabilitas di Siirt, membuktikan bahwa semangat dan dukungan bisa mengatasi segala keterbatasan. Şan, yang lahir tanpa kedua kaki, bertemu dengan Hacı, yang kehilangan tangan dan kaki akibat sengatan listrik, di...

Marko Cheseto: Dari Tragedi hingga Rekor Dunia Maraton Amputasi
Marko Cheseto, pelari asal Kenya yang pindah ke Alaska pada 2008, mengalami tragedi pada 2011 ketika sepupunya bunuh diri, yang membuatnya jatuh dalam depresi. Setelah tersesat di salju selama 55 jam, ia menderita radang dingin parah yang mengharuskan amputasi kedua...

Philippe Croizon: Perenang Tanpa Tangan dan Kaki yang Menyelesaikan Perjalanan Keliling Dunia
Philippe Croizon, pria Prancis berusia 44 tahun yang kehilangan tangan dan kaki akibat sengatan listrik, menunjukkan keteguhan hati luar biasa dengan menyelesaikan perjalanan renang keliling dunia yang menghubungkan lima benua. Menggunakan sirip pada prostetik,...

Bebe Vio: Inspirasi dari Semangat Tak Tergoyahkan
Maria Beatrice Vio, atau Bebe, lahir pada 4 Maret 1997 di Venesia dan telah mencintai anggar sejak usia lima tahun. Hidupnya berubah drastis pada 2008 ketika meningitis mengancam nyawanya, memaksa dokter mengamputasi kedua kakinya dari bawah lutut dan kedua lengannya....
Ready To Take The First Step?
Hubungi kami hari ini dan mari kita mulai perjalanan Anda menuju kehidupan yang lebih baik.