Abbas Karimi akan menjadi satu-satunya atlet Afghanistan di Paralimpiade Tokyo 2020 yang akan dimulai Selasa (24/8) ini. Pada Paralimpiade Tokyo 2020 ini Abbas tidak akan membawa bendera negaranya, melainkan ia akan menjadi bagian dari Refugee Paralympic Team (RPT). Saat usia 16 sewaktu dirinya terpuruk karena situasi politik di Afghanistan, Abbas memutuskan untuk mengungsi ke Iran. Tak lama tinggal di Iran, Abbas kemudian pergi ke Turki untuk bergabung di kamp pengungsi untuk anak di bawah umur. Di sana, ia ikut kompetisi renang dan bakatnya ditemukan oleh mantan pelatih gulatnya. Pelatih itu yang membawa Abbas ke Amerika Serikat sebagai pengungsi. Abbas mendapatkan sarana yang dia butuhkan untuk mengasah kemampuan renang. Setelah meraih sejumlah prestasi, nama Abbas semakin bersinar di Amerika hingga membawanya tampil di Paralimpiade Tokyo 2020.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





