Ahmat Al Faury (39 tahun) lahir dari orang tua seorang nelayan dan pengenyam atap, serta ibu rumah tangga biasa. Dia dilahirkan di Dusun I Desa Pematang Guntung, Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, pada 11 Oktober 1983.Pria yang akrab disapa Faury itu adalah bungsu dari tujuh bersaudara buah cinta pasangan Satrak (alm) dan istri Ismaini (almh). Enam saudaranya pun telah meninggal sebelum usia dewasa.Faury dilahirkan dengan kondisi istimewa. Sejak lahir ia menjadi penyandang disabilitas kategori tetra amelia, yaitu kondisi kedua kaki dan kedua tangan hanya setengah.”Saya lahir dari kecil sebagai seorang disabilitas kategori tetra amelia, kedua kaki setengah dan kedua tangan,” kata Faury.
Kondisi tersebut nyatanya tidak mematahkan semangat Faury. Dia terus melanjutkan pendidikan hingga S3. Faury memulai pendidikan formal di SD Negeri 2 Pematang Guntung. Layaknya siswa normal, dia lancar menulis.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





