Anak-anak di Brasil Jajal Kaki Palsu Buatan Jepang: Membangun Empati dan Harapan Baru

Anak-anak di Brasil mendapat kesempatan mencoba kaki palsu Jepang dalam sebuah kegiatan di Japan House, Sao Paulo. Program ini mempertemukan teknologi prostetik modern dengan semangat inklusivitas. Selain penyandang disabilitas, anak-anak tanpa hambatan fisik juga ikut merasakan pengalaman menggunakan kaki prostetik.

Teknologi Prostetik dari Xiborg

Kegiatan ini diprakarsai oleh Ken Endo, CEO Xiborg, perusahaan asal Jepang yang mengembangkan kaki prostetik berteknologi tinggi. Xiborg dikenal sebagai produsen kaki palsu khusus atlet lari yang digunakan dalam berbagai ajang Paralimpiade.

Melalui kegiatan ini, Endo ingin memperkenalkan teknologi prostetik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya akses alat bantu yang sesuai.

Pengalaman yang Menumbuhkan Empati

Salah satu peserta berusia 10 tahun mengaku kesulitan saat pertama kali menggunakan kaki palsu karena bobotnya cukup berat. Namun, pengalaman tersebut membuatnya memahami tantangan yang dihadapi penyandang amputasi setiap hari.

Selain itu, setelah melihat pameran Paralimpiade, ia menilai bahwa atlet Paralimpiade memiliki kemampuan yang sama hebatnya dengan atlet Olimpiade.

Mendorong Mobilitas Penyandang Disabilitas

Ken Endo menilai Brasil memiliki potensi besar dalam olahraga Paralimpiade. Meski demikian, masih banyak penyandang disabilitas yang belum memperoleh kaki prostetik yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Oleh karena itu, Xiborg berharap dapat memperluas penggunaan kaki palsu yang ergonomis agar lebih banyak anak dan atlet memiliki kesempatan bergerak dengan nyaman serta meraih prestasi.

Komitmen Mengembangkan Teknologi Prostetik

Xiborg merupakan salah satu pelopor pengembangan blade prosthetic berbahan serat karbon untuk pelari. Kehadirannya di Brasil tidak hanya memperkenalkan inovasi baru, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan Komite Paralimpiade Brasil dan para atlet untuk meningkatkan akses teknologi prostetik di masa depan.

=====

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.

Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017

Konsultasi gratis : 081327721518