Anak-anak yang diamputasi di Gaza menghadapi risiko lebih lanjut tanpa perawatan ahli

Noor, seorang gadis berusia 11 tahun dari Jabalia, Gaza, mengalami cedera parah setelah rumahnya terkena ledakan pada bulan Oktober. Kakinya yang kiri hampir sepenuhnya putus, dan kaki kanannya, yang dipasangi batang logam berat dan empat sekrup, mungkin harus diamputasi. Noor mengungkapkan rasa sakit dan ketakutannya dari ranjang rumah sakit, berharap bisa mendapatkan kaki palsu.

Konflik yang berkepanjangan di Gaza telah menyebabkan banyak anak-anak mengalami amputasi akibat ledakan dan cedera berat. Sistem medis di Gaza yang hancur tidak mampu memberikan perawatan lanjutan yang dibutuhkan, dan hanya 30% dari tenaga medis yang ada sebelum konflik yang masih beroperasi. Menurut UNICEF, lebih dari 1.000 anak telah menjalani amputasi kaki, dan kekurangan kebersihan serta obat-obatan menyebabkan komplikasi lebih lanjut, memperburuk kondisi mereka.

===

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu/Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena

  1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
  2. Lolos Uji Kompetensi
  3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
  4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518