Andrew Fairbairn seorang pemain saksofon akan terus mengingat tanggal 25 Februari, karena itu merupakan hari ia diamputasi setelah berjuang bertahun-tahun dengan rasa sakit pada kakinya. Andrew mengatakan keputusannya mengamputasi kakinya tidak bisa dianggap enteng. Ia melakukan riset dulu tentang orang-orang yang pernah diamputasi, termasuk psikoterapisnya, untuk berdamai dengan disabilitasnya. Sebelum bertemu dengan terapisnya, Dale, Andrew sering masuk-keluar rumah sakit, menjalani tiga operasi dan banyak kunjungan rawat jalan selama 10 tahun terakhir akibat infeksi kaki. Antibiotik yang diresepkan tidak lagi berpengaruh pada rasa sakitnya.

Ia diberitahu fisioterapisnya bahwa kemungkinan membutuhkan waktu lima tahun untuk sepenuhnya menerima diamputasi dan dapat melihat tubuhnya secara utuh lagi. Andrew mengakui hal itu. Kata Ahli fisiologi latihan klinis Jake Nimmo, juga mengatakan butuh waktu lama, mulai dari enam bulan hingga dua hingga tiga tahun bagi seseorang untuk terbiasa bergerak tanpa anggota tubuh yang hilang. Selama itu pula, Nimmo menemukan cukup sering orang yang diamputasi akan mengembangkan pola gaya berjalan yang buruk karena hipersensitivitas terhadap rasa sakit, dan tubuh menyesuaikan dan mengkompensasi pusat gravitasi barunya.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





