Arwa Mohamed El Ramly adalah sosok inspiratif yang lahir tanpa kedua tangan. Meski begitu, semangatnya untuk hidup mandiri tidak pernah luntur. Sejak kecil, Arwa telah membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk menjadi pribadi yang produktif dan mandiri.
Perjalanan hidup Arwa Mohamed El Ramly tidak mudah. Ia harus mempelajari kembali seluruh gerakan dari awal, mulai dari makan, berpakaian, hingga menulis. Semua aktivitas tersebut ia lakukan dengan kakinya. Dengan latihan yang konsisten, kini ia bisa menulis kaligrafi Arab, menggunakan komputer, dan bahkan membuat karya seni hanya dengan kedua kakinya.
“Saya tidak pernah merasa cacat. Kaki saya adalah tangan saya. Saya hanya belajar dengan cara yang berbeda,” ujarnya dalam sebuah wawancara.
Semangatnya tidak berhenti pada diri sendiri. Arwa kini aktif memberikan motivasi kepada penyandang disabilitas lain, khususnya perempuan dan anak-anak. Ia percaya bahwa pendidikan dan dukungan keluarga adalah kunci utama bagi para penyandang disabilitas untuk berkembang.
Berkat dedikasinya, ia diundang ke berbagai acara internasional untuk berbicara tentang inklusivitas dan pemberdayaan disabilitas. Dalam setiap kesempatan, Arwa Mohamed El Ramly menekankan bahwa setiap orang bisa berkontribusi bagi dunia—dengan cara mereka sendiri.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





