Berbagi Ilmu Sepak Bola kepada Sesama Penyandang Difabel

Penyandang disabilitas di Tanah Air masih dianggap sebelah mata oleh sebagian masyarakat Indonesia. Kekurangan baik cara berpikir atau cacat tubuh pada diri mereka acap kali dianggap minor.

            Anggapan yang masih melekat ini coba didobrak banyak penyandang disabilitas, salah satunya Aditya. Sebagai penyandang tuna daksa, di mana kaki kananya harus diamputasi, Adit, sapaan akrabnya, coba mengembangkan diri sebagai pemain sepakbola di Indonesia Amputee Football (INAF) atau Sepak bola Amputasi Indonesia.

            Sayangnya, persiapan yang sudah dilakukan Adit dan tim dari INAF untuk berlaga di kejuaraan internasional harus tertunda akibat adanya pandemik COVID-19. Hal itu membuat tim harus dibubarkan lebih dulu dan menjalankan pelatihan masing-masing di daerahya.

            Tak ingin berleha-leha, Adit pun tetap menjalankan pelatihan secara rutin untuk mengasah kemampuan dan fisiknya. Di tengah kesibukannya berlatih, dia pun sempat memberikan pelatihan sepakbola kepada sesama penyandang disabilitas dari Sukabumi. 

                                                 ===

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :

1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017

Konsultasi gratis : 081327721518

Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518