Berusia 69 Tahun dan Pakai Kaki Palsu, Kakek Ini Sukses Capai Puncak Everest

Pendaki kaki palsu asal China, Xia Boyu, berhasil mencapai puncak Gunung Everest pada usia 69 tahun. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa semangat dan tekad mampu mengalahkan berbagai keterbatasan, termasuk kehilangan kedua kaki akibat amputasi.

Puncak Everest akhirnya berhasil ia capai pada 14 Mei 2018 setelah melalui perjuangan selama lebih dari empat dekade.

Perjuangan Berawal dari Ekspedisi Tahun 1975

Perjalanan Xia Boyu menuju Everest dimulai pada 1975. Saat itu, ia dan tim ekspedisi terpaksa membatalkan pendakian karena badai ketika hanya berjarak sekitar 200 meter dari puncak.

Dalam kondisi darurat, Xia meminjamkan kantong tidurnya kepada rekan setimnya yang kehilangan perlengkapan. Keputusan tersebut membuat kedua kakinya mengalami radang dingin parah hingga akhirnya harus diamputasi di bawah lutut.

Tidak Menyerah Meski Mengalami Amputasi

Setelah kehilangan kedua kaki, Xia menggunakan kaki prostetik untuk kembali berlatih berjalan dan mendaki gunung.

Selama lebih dari 43 tahun, ia terus mempersiapkan diri untuk mewujudkan impiannya. Beberapa kali percobaan pendakian juga mengalami kegagalan akibat cuaca ekstrem, termasuk longsoran salju pada 2014 dan gempa besar di Nepal pada 2015.

Namun, berbagai hambatan tersebut tidak menghentikan tekadnya untuk kembali mencoba.

Berhasil Capai Puncak Everest

Pada percobaan kelima, pendaki kaki palsu ini akhirnya berhasil mencapai puncak Gunung Everest dengan ketinggian sekitar 8.848 meter di atas permukaan laut.

Melalui akun media sosialnya, Xia mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari perjuangan panjang dan latihan selama puluhan tahun.

Keberhasilannya menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi seseorang untuk meraih impian.

Inspirasi bagi Penyandang Disabilitas

Kisah Xia Boyu menunjukkan bahwa prostetik bukan hanya alat bantu berjalan, tetapi juga dapat membantu pengguna kembali menjalani aktivitas yang menantang, termasuk mendaki gunung tertinggi di dunia.

Semangat pantang menyerah, latihan yang konsisten, serta perkembangan teknologi kaki prostetik menjadi kombinasi yang memungkinkan penyandang amputasi meraih prestasi luar biasa.

=====

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.

Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017

Konsultasi gratis : 081327721518