Di balik senyum dan prestasinya, Eifie Julian Nikmah menyimpan tekad kuat untuk mengubah nasib keluarganya melalui dunia atletik. Sebagai anak kedua dari empat bersaudara, ia tak pernah menjadikan keterbatasan fisiknya sebagai alasan untuk berhenti bermimpi. Justru, hal itu menjadi sumber motivasi.
“Saya ingin membuktikan bahwa disabilitas bukan penghalang untuk sukses dan membantu keluarga,” ujar atlet berpostur 155 cm ini. Impiannya meraih medali emas Asian Games bukan hanya tentang prestise, tetapi juga tentang bonus 250 juta rupiah yang bisa menjadi modal penting untuk memperbaiki kehidupan keluarganya.
Dengan semangat pantang menyerah, Eifie terus berlatih setiap hari meski harus menghadapi rasa sakit dan keterbatasan fisik. Dukungan keluarga, pelatih, serta penggunaan alat bantu seperti prostesis menjadi faktor penting yang membuatnya mampu bertahan. Ia percaya bahwa konsistensi latihan dan doa akan membawanya lebih dekat dengan mimpi besar yang ingin ia wujudkan.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





