Terlahir tanpa kedua kaki, Ernst van Dyk justru mewarisi gen atletik dari kedua orang tuanya yang merupakan atlet provinsi. Dibesarkan dalam lingkungan yang kental dengan semangat olahraga, ia mulai menunjukkan bakat alaminya sejak kecil melalui renang dan lari kursi roda.
Perjalanan karir internasionalnya dimulai di Paralimpiade Barcelona 1992, di mana ia menjadi atlet ganda yang unik – berlomba baik di kolam renang maupun lintasan lari kursi roda.
Adaptasi awal terhadap keterbatasan fisik justru membentuknya menjadi atlet serba bisa. Dari kolam renang lokal di Afrika Selatan, van Dyk berkembang menjadi salah satu atlet paralimpiade paling serbaguna sepanjang masa, membuktikan bahwa disabilitas sejak lahir bukan penghalang untuk meraih prestasi puncak di berbagai cabang olahraga.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





