Fakhri, pria difabel asal malang ini sukses merintis usahanya. Dia terlihat sigap ketika tahu salah seorang pengunjung kafe menumpahkan minuman. Dia langsung ambil alat pel, lalu membersihkan sisa tumpahan itu. Meski dia menjadi pemilik di kafe itu, tapi Fakhri tidak segan-segan untuk turun tangan langsung.
Fakhri memang memiliki keterbatasan fisik. Dia adalah difabel tuna daksa. Tangan kirinya, lebih kecil dibanding tangan kanannya. Kendati mempunyai kekurangan fisik, Fakhri tidak patah semangat. “Saya tidak pernah merasa minder, kalau diolok-olok tidak sering, cuma saat SMA, itupun tidak lama,” kata pria asli Gresik, Jawa Timur itu.
asal mula dirinya merintis kafe yang didirikan sejak 1 Mei 2019 itu. Dua tahun sebelum mendirikan kafe itu, dia bekerja sebagai pegawai outsourcing di salah satu perbankan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). “Saat itu saya diminta perusahaan penyedia jasa outsourcing, mereka butuh karyawan dari unsur difabel,” imbuh pria 25 tahun itu.
Untuk kunci suksesnya berwirausaha, menurut dia setidaknya ada tiga kunci sukses. Pertama adalah ibadah, lalu sedekah, dan yang ketiga bersungguh-sungguh. “Kenapa beribadah, karena yang mengatur rezeki itu adalah Allah,” kata alumnus SMAN 1 Manyar, Gresik ini.
==
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





