Faris Fadhli adalah sosok inspiratif dalam dunia angkat besi Indonesia. Ia membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk meraih prestasi luar biasa. Pada tahun 2011, ketika masih duduk di bangku SMA di Yogyakarta, Faris divonis kanker tulang ganas yang mengharuskannya menjalani amputasi pada kaki kanan. Namun, cobaan berat itu justru menjadi titik balik dalam hidupnya.
Perjalanan Menuju Dunia Angkat Besi
Setelah masa pemulihan, Faris tidak menyerah. Pada tahun 2015, ia mulai serius menekuni olahraga powerlifting. Dengan latihan rutin dan tekad yang kuat, Faris berhasil meraih berbagai prestasi di tingkat nasional. Ia mengoleksi medali emas, perak, dan perunggu dalam berbagai kejuaraan powerlifting Indonesia.
Berprestasi di Tingkat Internasional
Faris Fadhli tidak hanya bersinar di dalam negeri. Pada tahun 2018, ia menjadi wakil Indonesia dalam program Inclusion Summer Camp di Amerika Serikat. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya inklusi bagi para penyandang disabilitas dalam bidang olahraga. (Baca selengkapnya di: Special Olympics)
Keikutsertaannya dalam program tersebut menunjukkan bahwa Faris adalah figur penting dalam gerakan global untuk kesetaraan.
Inspirasi bagi Generasi Muda
Saat ini, Faris aktif berbagi kisah hidupnya di berbagai seminar, sekolah, dan komunitas. Ia ingin menyampaikan pesan bahwa keterbatasan bukan akhir dari segalanya. Banyak orang yang kini menjadikannya panutan, termasuk para penyintas kanker dan penyandang disabilitas lainnya.
“Saya ingin membuktikan bahwa mimpi tetap bisa dicapai, bahkan saat dunia terasa runtuh.” — Faris Fadhli
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





