Friana Kwevira adalah sosok perempuan muda inspiratif yang berasal dari Vanuatu, sebuah negara kepulauan kecil di Pasifik Selatan. Sejak lahir, ia hidup dengan disabilitas fisik, dan di masa kecilnya, dunia terasa sempit dan penuh batasan. Namun semua berubah ketika, pada usia 18 tahun, ia mengikuti pelatihan olahraga adaptif yang diselenggarakan oleh Commonwealth Games Foundation.
Bagi Friana, momen itu menjadi titik balik dalam hidupnya. Untuk pertama kalinya, ia merasa dihargai dan diperlakukan setara dengan orang lain. Di tengah lintasan dan lapangan olahraga, Friana menemukan bahwa disabilitas bukanlah akhir dari segalanya—melainkan awal dari perjalanan yang luar biasa.
“Saya merasa hidup saya akhirnya dimulai. Di sana, tidak ada yang memandang saya berbeda hanya karena kondisi saya. Saya merasa bebas,” ujar Friana dalam salah satu wawancara.
Melalui olahraga, ia menemukan harapan, keberanian, dan ruang untuk tumbuh. Ia pun mulai bermimpi lebih besar: tampil di ajang internasional, membawa nama Vanuatu, dan memberi inspirasi bagi generasi muda difabel di negaranya. Keberhasilan dan perjuangannya membuktikan bahwa akses dan dukungan yang tepat dapat mengubah kehidupan seseorang.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





