Jual Tangan Prostetis — Kesemutan yang sering terjadi dan biasa hilang dengan sendirinya sering dianggap biasa. Padahal bisa saja hal tersebut disebabkan karena neuropati. Lalu, apa beda kesemutan biasa dengan yang disebabkan oleh neuropati?

Neuropati perifer atau kerusakan saraf tepi adalah gangguan yang terjadi akibat adanya kerusakan pada sistem saraf perifer atau sistem saraf tepi. Jika saraf tepi rusak, maka pesan dari otak atau tulang belakang ke seluruh tubuh pun terganggu. Hal ini membuat anda tidak merasakan sesuatu ketika terjadi rasa nyeri. Dalam kasus tertentu, hal ini dapat membahayakan karena anda tidak dapat menyadari adanya luka serius pada anggota tubuh.

Kesemutan biasa umumnya diakibatkan oleh hambatan aliran darah ke saraf tepi. Misal, ketika anda duduk bersila dalam waktu yang lama. Hal tersebut dapat menyebabkan aliran darah terhambat dan terjadi kesemutan. Sementara kesemutan akibat neuropati biasanya disebabkan oleh penyakit yang mendasari. Salah satunya adalah diabetes. Sekitar setengah penderita diabetes mengalami kesemutan atau kebas yang disebut neuropati diabetikum.

Kesemutan biasa dapat terjadi karena adanya salah posisi duduk, berdiri, atau tidur. Sedangkan kesemutan akibat neuropati bisa muncul lalu hilang tiba-tiba dan sering kali berulang.

Kesemutan biasanya hanya terjadi sebentar dan hilang dengan perubahan posisi dan  peregangan agar aliran darah kembali lancar. Namun kesemutan akibat neuropati bisa berlangsung terus-menerus tergantung kondisi masing-masing.

Lokasi kesemutan biasanya terjadi di ujung tubuh, yaitu jari-jari, kaki, tangan, dan telapaknya. Tetapi kesemutan akibat neuropati bisa saja menjalar dari satu bagian ke bagian yang lebih atas atau dari kiri lalu kanan.

Kesemutan biasa tidak memiliki gejala tambahan.  Berbeda dengan kesemutan biasa, seiring berjalannya waktu, kesemutan akibat neuropati biasanya disertai gejala lain yang lebih parah. Misalnya, kram, mati rasa, gangguan motorik otot, penglihatan kabur, pusing berputar, mual, dan muntah.

Kalau tidak segera dideteksi, kesemutan ini dapat berkembang menjadi perasaan kebas atau mati rasa. Akibat yang dapat ditimbulkan adalah berkurangnya keseimbangan karena hilangnya sensasi sentuhan pada kaki sehingga akan lebih mudah jatuh.

Jika anda merasa mengalami gejala kesemutan neuropati, segera konsultasikan ke dokter yang memiliki surat ijin praktek.

=====

Untuk masalah Orthosis Prosthetis, amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).

Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.

Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :

  1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
  2. Lolos Uji Kompetensi.
  3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
  4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

 

Kami siap melayani secara Profesional.

SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017

Konsultasi gratis : 081327721518

Jual Tangan Prostetis

Open chat