Ahmed al-Sawaferi menggunakan kursi roda saat mengajar murid-muridnya di sebuah sekolah dasar di Gaza, Palestina, Al-Sawaferi kehilangan kedua kaki dan lengan kirinya akibat serangan udara Israel pada 2008 lalu. Ahmed al-Sawaferi, usianya terbilang masih muda, 25 tahun, semangat berjuangnya pun tetap membara untuk membangun negerinya yang terjajah, Palestina.
Perang Gaza seolah hendak menghentikan cita-citanya mengajar. Sebab, kedua kakinya sudah tidak ada lagi, alias cacat buntung keduanya, satu tangan kirinya pun tinggal separuhnya, akibat serangan membabi buta pasukan Zionis Israel.
Namun, pria yang tinggal di Jalur Gaza tersebut tidak pernah patah harapan. Walaupun telah kehilangan kedua kakinya untuk melangkah dan satu tangannya untuk menggapai. Tetapi langkahnya untuk mengajar dengan kursi rodanya, teman setia yang selalu mengantarkannya ke mana pun dia berjalan, tetap ia jalankan dengan penuh semangat dan suka cita.
Ia tetap ingin melawan kekejaman penjajahan Zionis Israel, melalui pelajaran yang diberikan kepada anak-anak didiknya, generasi penerus perjuangan Palestina. Lembaga pendidikan setempat, Jam’iyyah al-Aydy ar-Rahimah al-Khairiyyah menyebutkan, hampir separuh tubuhnya melayang saat penyerbuan pasukan Israel 2008 beberapa tahun lalu.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





