Hal yang Bikin Halil Semangat Kerja Keras Meski Tangan-Kaki Tak Sempurna

Halilullah, pria 36 tahun dengan disabilitas, menjual tisu di lampu lalu lintas Jl Wijaya I-Jl Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan. Dia bekerja keras untuk menafkahi istri dan anak perempuannya yang berusia tujuh tahun. Meski tangan dan kakinya tidak sempurna, Halil tetap berjalan menawarkan dagangannya. Penghasilannya bervariasi antara Rp 50.000 hingga Rp 150.000 per hari.

Halil pindah ke Jakarta pada tahun 2010. Setelah tinggal di Jakarta Selatan, dia dan keluarganya, yang berasal dari Sumatera, pindah ke Bekasi. Meski panas terik dan lalu lintas padat, Halil tidak pernah menyerah karena keluarganya menjadi sumber semangat.

Tekadnya kuat. Meski harus berpanas-panasan dan menghadapi asap jalanan, Halil terus berjuang untuk keluarganya. Bagi Halil, keterbatasan fisik bukan halangan. Cinta dan dukungan dari istri serta anaknya memberinya kekuatan untuk terus bekerja keras.

===

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu/Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena

  1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
  2. Lolos Uji Kompetensi
  3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
  4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518