Target jangka panjang Hamit Demir tidak berhenti pada pencapaian olahraga semata. Di balik kesuksesannya berlaga di Paralimpiade Tokyo, Hamit Demir telah menyusun rencana ambisius untuk masa depannya. Ia tidak hanya ingin dikenang sebagai atlet difabel berprestasi, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial dan pendidikan olahraga bagi difabel.
Salah satu target jangka panjang Hamit Demir adalah mendirikan akademi renang khusus penyandang disabilitas di Ankara. Akademi ini bertujuan membina atlet muda difabel sejak usia dini, dengan harapan mereka bisa tampil di ajang olahraga internasional seperti Paralimpiade. “Aku ingin menciptakan warisan yang abadi bagi generasi penerus,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Selain dunia olahraga, Hamit juga bercita-cita meniti karier birokrasi. Ia menargetkan posisi strategis di Kementerian Pemuda dan Olahraga, agar dapat memperjuangkan kebijakan inklusif untuk komunitas difabel secara lebih luas. Perjalanan karier ini menjadi bagian dari target jangka panjangnya yang menyentuh ranah pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.
Kesuksesan Hamit bukan hanya inspiratif, tetapi juga menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas mampu menjadi motor perubahan. Dukungan dari masyarakat dan pemerintah akan memperkuat langkah-langkahnya dalam merealisasikan seluruh target jangka panjang Hamit Demir.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





