Aditya tidak pernah menduga. Kakinya yang semula utuh–bahkan lihai menendang dan menggiring bola–mesti diamputasi karena kesalahan penanganan ketika dia mengalami patah tulang pada 2019 lalu. Aditya yang bercita-cita merumput di Persib Bandung dan menjadi pemain profesional di sana pun terpaksa mengubur keinginannya dalam-dalam.
Tak berselang lama, harapan itu kembali tiba. Aditya ditawari untuk masuk ke klub sepak bola khusus para penyandang disabilitas, Garuda Indonesia Amputee Football ( Garuda INAF). Lelaki kelahiran Palembang, 15 Juni 1997, itu pun kembali bersemangat.
Dalam sekejap, Aditya kembali bisa bermain bola lagi karena sebetulnya lelaki 24 tahun itu pernah menjalani pendidikan dan pelatihan (diklat) di Persib Bandung sejak 2014. Ditambah lagi, menjalani kegemarannya menyepak bola–meski dalam kondisi yang berbeda 180 derajat dibandingkan sebelumnya–sudah menjadi obat tersendiri baginya.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





