Kehilangan Kakinya, Pria Ini Semangat Jajakan Es Krim. Meski kondisinya fisiknya tidak seperti orang-orang pada umumnya, Ahan tetap memiliki jiwa semangat yang tinggi dalam mencari nafkah. Setiap pagi, Ahan biasa menjajakan es krimnya di satu sekolah. Siang harinya, dia kemudian berkeliling ke pusat keramaian di Kota Bogor seperti Sempur dan lain sebagainya. Hujan dan panas pun ia acuhkan hanya demi mendapatkan uang. “Yang penting saya harus tetap usaha, dapat uang untuk makan sehari-hari dan halal,” ungkapnya.
Ahan tidak putus asa meski hanya memiliki satu kaki saja. Penghasilannya yang pas-pasan pun tidak membuatnya patah semangat. “Saya ga ada pikiran untuk mengemis di pusat keramaian, sekarang mah banyak pengemis yang pura-pura kakinya buntung padahal engga. Kalau saya mending usaha meskipun pendapatannya sedikit, tapi halal,” tuturnya. Ahan mengaku sudah tujuh tahun dirinya menafkahi keluarganya dengan berjualan es krim. Sebelum insiden tabrak lari itu terjadi, dia berjualan menggunakan gerobak. “Saya sempat ga jualan selama delapan bulan pasca kecelakaan, saya fokus untuk istirahat dan pemulihan,” jelasnya. Kemudian, lanjut dia, berkat dukungan dari sang istri, dia pun bisa menjalani profesinya kembali sebagai pedagang es krim. “Karena itu saya tidak mau buat kecewa anak dan istri saya, saya sangat ingin membuat bahagia keluarga kecil saya,” katanya. kehilangan
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





