Loredana Toma adalah sosok inspiratif dalam dunia olahraga paralimpik. Setelah mengalami kecelakaan serius, ia dihadapkan pada keputusan besar: tetap menjalani hidup biasa, atau mengejar mimpi sebagai atlet profesional. Di meja makan rumahnya, ia dan istrinya berdiskusi mendalam tentang masa depan. “Kami harus memilih: fokus pada olahraga profesional atau mencari pekerjaan tetap,” ungkap Loredana.
Akhirnya, mereka memilih mengambil risiko. Loredana memutuskan untuk mengejar karier di ajang paralimpiade. Meski berat di awal, tekadnya membuahkan hasil. Hanya dalam satu tahun latihan intensif, performanya meningkat drastis. Pada tahun 2019, ia resmi bergabung dengan Tim Nasional Ukraina sebagai atlet paralimpik.
Keberhasilan ini tak lepas dari latar belakangnya sebagai penggemar olahraga ekstrem sebelum kecelakaan. Fisik yang kuat dan semangat juang tinggi menjadi modal utamanya untuk bangkit dan bersaing di tingkat dunia.
Kini, Loredana Toma dikenal sebagai salah satu atlet paralimpik terkuat di Eropa. Ia telah mewakili Ukraina di berbagai kejuaraan dunia dan menginspirasi banyak orang di seluruh dunia.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





