Bocah difabel berusia 9 tahun bernama Muklis Abdul Kholik atau Adul menyampaikan keinginannya untuk terus bersekolah hingga perguruan tinggi saat diskusi dengan Presiden Joko Widodo. Adul juga sangat ingin bertemu dengan Jokowi.

Pada suatu kesempatan Adul dipertemukan dengan Jokowi pada sebuah acara, pada Hari Disabilitas. Ketika berbicara dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Abdul mengatakan ingin sekolah sampai kuliah. Adul juga mengatakan dia bercita-cita sebagai pemadam kebakaran. Adul mengungkapkan alasannya menjadi pemadam kebakaran adalah ingin menolong orang, ungkapannya dibalas senyuman dan anggukan bangga Presiden.

Acungan jempol pun diberikan oleh Presiden Jokowi kepada Adul seketika. Adul adalah bocah difabel yang berjalan merangkak sejauh 3 kilometer untuk mencapai sekolahnya. Usai berdiskusi, Adul pun digendong Presiden melihat-lihat beberapa gerai peralatan bantu difabel.

Selain itu, ada juga karya seni visual berupa serpihan cangkang telur yang disusun menjadi gambar wajah tokoh-tokoh besar dunia, termasuk Presiden Jokowi. Jejeran berupa lukisan yang dibuat oleh siswa-siswi difabel juga menampilkan gambar wajah Presiden RI pertama Soekarno, dan mantan Presiden AS Barack Obama. Pembuatan karya seni cangkang telur membutuhkan waktu selama sekitar 1 hingga 2 pekan yang dikerjakan oleh satu orang. Sejumlah bantuan yang diberikan pemerintah berupa alat bantu dengar dan kursi roda, hingga dana uang tunai maupun paspor.

ipoedkakipalsu.com

Open chat