Seorang bocah cilik berusia 10 tahun yang bernama Sara Hinesley. Sara ini terlahir tanpa jari. Sara bersekolah di St. John Regional Catholic Schooldi Frederick. Sara adalah seorang berkebutuhan khusus yang lahir di China. Namun dia dibesarkan oleh keluarga AS.
Tak memiliki jari, nyata-nyata tak menjadi penghalang dalam belajar. Bahkan baru-baru ini ia memenangkan Noicholas Maxim Award dalam kontes Tulisan tangan Nasional Zaner-Bloser 2019. Penghargaan ini diperuntukkan kepada anak dengan keterlambatan kognitif dan cacat fisik atau cacat terhambat dalam perkembangan.
Tak memiliki jari, nyata-nyata tak menjadi penghalang dalam belajar. Bahkan baru-baru ini ia memenangkan Noicholas Maxim Award dalam kontes Tulisan tangan Nasional Zaner-Bloser . Penghargaan ini diperuntukkan kepada anak dengan keterlambatan kognitif dan cacat fisik atau cacat terhambat dalam perkembangan.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





