Levi Vloet (28), atlet paralimpiade asal Linden, Belanda, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan akhir dari segalanya. Pria yang sejak kecil terobsesi dengan dunia sprint ini harus berjuang melawan takdir ketika terlahir dengan kondisi kaki kanan yang tidak berkembang sempurna.
Selama bertahun-tahun, Levi Vloet merasakan sakit setiap kali mencoba berlari cepat. Namun, tekadnya tidak pernah pudar. Titik balik hidupnya datang pada 2016 ketika ia memutuskan untuk mengamputasi kaki kanannya di bawah lutut. “Itu adalah keputusan tersulit sekaligus terbaik dalam hidup saya,” ungkap Levi Vloet. Dengan prostetik blade khusus untuk berlari, ia tidak hanya menemukan kebebasan bergerak, tetapi juga passion baru yang mengubah hidupnya. Kini, setelah melalui perjalanan panjang penuh perjuangan, Levi Vloet akan mewakili Belanda di Paralimpiade Paris 2024, siap mengukir sejarah baru dalam karier atletiknya.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





