Meski terlahir tanpa tangan dan kaki, Linh Chi tumbuh sebagai murid berprestasi di sekolah inklusi. Sejak awal, sekolah memberikan dukungan penuh dengan menyediakan meja khusus, buku dengan halaman mudah dibalik, serta alat tulis yang dirancang sesuai kebutuhannya. Dukungan lingkungan ini membuat Linh Chi mampu berkembang dan menyalurkan potensi yang dimilikinya.
Dengan ketekunannya, Linh Chi selalu menempati peringkat atas, terutama pada pelajaran sastra dan seni. Ia bahkan mahir menggambar menggunakan mulut, sesuatu yang membuat banyak orang kagum akan bakat serta ketabahannya. Tidak hanya itu, sikap ceria dan semangat pantang menyerah menjadikan Linh Chi sosok yang disayangi teman-temannya.
Teman-teman Linh Chi selalu memberikan bantuan dengan tulus, misalnya mengambilkan buku atau membantu mengikat tas. Namun mereka melakukannya tanpa berlebihan, sehingga tetap memberi ruang bagi Linh Chi untuk mandiri. Hal ini menciptakan suasana sekolah yang penuh empati, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berprestasi maupun bersosialisasi.
=====
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP).
Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013.
Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :
1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2. Lolos Uji Kompetensi.
3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional
Kami siap melayani secara Profesional.
SIPOP : 010/SIPOP/33.11/XI/2017
Konsultasi gratis : 081327721518





