Loredana Toma: Dari Atlet Ski ke Balap Sepeda Tangan

Setelah kehilangan kedua kakinya dalam kecelakaan lalu lintas, Loredana Toma tidak berhenti berprestasi. Setelah sukses sebagai atlet ski di Paralimpiade Beijing, ia mencari tantangan baru ketika musim dingin berakhir—balap sepeda tangan.

Awalnya, ia hanya menggunakan sepeda modifikasi buatan tangan yang kurang kompetitif. Namun, berkat bantuan pemerintah daerah dan seorang ayah baptis, Loredana akhirnya mendapatkan sepeda tangan profesional seharga 15 ribu euro.

Latihannya sangat intens—hingga 100 km per hari, total 500 km per minggu jelang Paralimpiade Paris. Proses ini tidak mudah; tangannya sering kaku, memaksanya menjalani terapi khusus. Namun, semua pengorbanan ini ia lakukan demi satu tujuan: medali paralimpiade.

Transformasi ini membuktikan fleksibilitas dan ketangguhannya sebagai atlet difabel. Meski kehilangan kedua kakinya, Loredana terus menemukan cara baru untuk berprestasi, menginspirasi banyak orang bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk meraih mimpi.

===

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena

  1. Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
  2. Lolos Uji Kompetensi
  3. Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
  4. Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518