Selain menjalani latihan fisik intensif, Loredana melakukan persiapan mental menyeluruh bersama psikolog olahraga. Atlet paralimpiade yang kehilangan kedua kakinya dalam perang ini mengandalkan teknik visualisasi untuk mengatasi tekanan kompetisi. “Saya membayangkan setiap detail trek, setiap tikungan, bahkan aroma salju,” tuturnya. Ritual uniknya sebelum bertanding – mendengarkan lagu tradisional Ukraina sambil memegang segenggam tanah dari kampung halaman – menjadi bagian penting dari persiapan holistiknya.
Dukungan Nyata untuk Penyandang Disabilitas
Melalui komunitas online “Stronger Together”, Loredana memberikan kontribusi nyata:
- Konseling psikologis gratis bagi penyandang disabilitas baru
- Pelatihan olahraga adaptif khusus biathlon dan ski lintas alam
- Edukasi penggunaan prostesis berdasarkan pengalaman pribadinya
- Kelas motivasi mingguan untuk membangun mental atletik
“Kehilangan anggota tubuh bukan akhir segalanya. Dengan prostesis yang tepat dan dukungan memadai, kita bisa mencapai hal luar biasa,” tegas Loredana dalam wawancara eksklusif dengan Paralympic.org.
===
Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan/Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP) Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena
- Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan
- Lolos Uji Kompetensi
- Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR
- Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional





