Melukis dengan Mulut, Bangkit dari Depresi Kehilangan Tangan dan Kaki

Musibah tidak harus terus diratapi. Semua perlu diambil hikmah untuk kemudian bergerak ke depan penuh semangat. Hal itu kini terpatri dalam benak seorang pemuda bernama Ahmad Prayoga atau biasa disapa Yoga, warga Desa Sambirejo Timur, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Yoga adalah sosok luar biasa kuat dan telah membuktikannya bahwa tidak ada yang tidak mungkin, sekalipun menjadi orang dengan disabilitas fisik.

Pada tahun 2015, ia harus mengalami kejadian buruk yang membuat kedua kaki dan tangannya harus diamputasi. Musibah yang menimpa dirinya itu berawal saat Yoga yang masih remaja, bekerja sampingan sebagai tukang las. Saat itu ia masih duduk di kelas dua sekolah menengah kejuruan.

Nahas menimpanya, ia mengalami kecelakaan kerja tersengat aliran listrik tegangan tinggi. Akibatnya, dua kaki dan tangan Yoga harus diamputasi. Setelah kejadian itu, Yoga sempat mengalami depresi. Hari-harinya penuh dengan penyesalan dan putus asa.

amun ia mencoba bangkit dari keterpurukan dengan melakukan beberapa aktivitas. Berkat dukungan keluarga dan keinginan untuk maju, Yoga belajar menekuni seni lukis menggunakan mulut.

Hal itu dilakukan Yoga usai mampu bangkit dari kenestapaan yang menimpanya. Kegiatan melukis membuat hidup Yoga kini penuh berwarna.

===

Amanahkan kebutuhan Kaki Palsu / Kaki Tiruan / Prostesis Bapak Ibu pada Profesional Ortotis Prostetis yang Memiliki Surat Ijin Praktik (SIPOP) maupun Surat Ijin Kerja (SIKOP). Sesuai dengan PERMENKES NO 22 TAHUN 2013. Dengan memiliki SIPOP atau SIKOP, berarti Profesional tersebut benar benar berkompeten dan berwenang karena :

1.Telah menempuh pendidikan formal Ortotik Prostetik D3 maupun Sarjana Terapan.
2.Lolos Uji Kompetensi.
3.Terdaftar secara resmi sebagai Tenaga Kesehatan Republik Indonesia dibuktikan dengan kepemilikan STR.
4.Memiliki tempat praktik maupun tempat kerja untuk melayani Bapak Ibu secara Profesional

Recent Post

Konsultasi Gratis

Silahkan hubungi kami di nomor berikut: 

081327721518